Pengendalian Hama Tanaman Adenium
Kamis, 06 Desember 2007 14:43:30 - Post By teguh
Category : Catatan Adenium
Category : Catatan Adenium
Pengendalian Hama Tanaman Adenium
Kamis, 6 September, 2007
Tanaman adenium selama pertumbuhan dan perkembangannya seringkali mendapatkan serangan hama. Timbulnya serangan hama ini tidak lepas dari faktor: (1) sumber makanan yang tersedia, dalam hal ini adalah tanaman itu sendiri dan gulma, selanjutnya (2) lingkungan, dalam hal ini musim.
Apabila kedua persyaratan di atas tidak terpenuhi, maka hama tersebut tidak akan berkembang biak. Ditinjau lebih mendalam, hama yang menyerang tanaman adenium terbagi 2 musim, yaitu hama musim kemarau dan hujan. Hama yang muncul pada musim kemarau: (1) Spider Mites, (2) Thrips, (3) Mealybug dan (4) Root Mealybug. Sedangkan hama yang muncul di musim hujan adalah Fungus Gnats.
Sebagai catatan:
Hama-hama musim kemarau akan selalu ada bila tanaman adenium yang dibudidayakan dipelihara di dalam rumah plastik walaupun berada di musim hujan, karena selain sumber makanan tersedia, lingkungan yang panas/hangat juga mendukung.
Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan cara manual dengan pencabutan dengan tangan atau dengan menggunakan bahan kimia dengan menggunakan herbisida sistemik dengan bahan aktif Glifosat sesuai dengan konsentrasi anjuran.
Pengendalian hama dengan cara kimiawi:
Spider Myte -
Agrimec/Bamex/Schumec (bahan aktif Abamectin) : 0,25 - 0,5 ml/L
Kelthane/Dicofan (bahan aktif Dicofol) : 0,5 - 1 ml/L
Demiter/Samite (bahan aktif Pyridaben) : 0,5 - 1 ml/L
Talstar (bahan aktif Bifentrin) : 0,5 - 1 ml/L
Mitac (bahan aktif Amitraz) : 0,5 - 1 ml/L
Thrips dan Mealybug
Pegasus (bahan aktif Diafentiuron) : 0,5 - 1 ml/L
Confidor/Winder (bahan aktif Imidacloprid) : 1 ml/L
Metindo (bahan aktif Metomil) : 1 g/L
Regent (bahan aktif Fipronil) : 1 ml/L
Agrimec/Bamex/Schumec (bahan aktif Abamectin) : 0,25 - 0,5 ml/L
Root Mealybug
Diazinon/Sidazinon (bahan aktif Diazinon) : 0,25 - 0.5 ml/L
Dursban (bahan aktif Chlorpyrifos) : 0,25 - 0,5 ml/L
Fungus Gnats
Agrimec/Bamex/Schumec (bahan aktif Abamectin) : 0,25 - 0,5 ml/L
Trigard (bahan aktif Cyromazine) : 0,25 - 0,5 g/L
Calypso/Provado (bahan aktif Thiacloprid) : 0,5 - 1 ml/L
Catatan:
Bila terjadi serangan berat, kecuali Root Mealybug, penyemprotan dilakukan 1 minggu 2 kali selama 2 minggu, selanjutnya 1 minggu 1 kali untuk perawatan biasa.
Penyemprotan hama disesuaikan dengan hama yang dominan muncul.
Kasus Root Mealybug, penyiraman insektisida dilakukan 1 - 2 bulan sekali.
Pengendalian Root Mealybug selain dengan menggunakan insektisida adalah dengan mengganti media tanam setiap 6 bulan sekali.
(Yudha Hartanto, MSi., diolah dari berbagai sumber)
Kamis, 6 September, 2007
Tanaman adenium selama pertumbuhan dan perkembangannya seringkali mendapatkan serangan hama. Timbulnya serangan hama ini tidak lepas dari faktor: (1) sumber makanan yang tersedia, dalam hal ini adalah tanaman itu sendiri dan gulma, selanjutnya (2) lingkungan, dalam hal ini musim.
Apabila kedua persyaratan di atas tidak terpenuhi, maka hama tersebut tidak akan berkembang biak. Ditinjau lebih mendalam, hama yang menyerang tanaman adenium terbagi 2 musim, yaitu hama musim kemarau dan hujan. Hama yang muncul pada musim kemarau: (1) Spider Mites, (2) Thrips, (3) Mealybug dan (4) Root Mealybug. Sedangkan hama yang muncul di musim hujan adalah Fungus Gnats.
Sebagai catatan:
Hama-hama musim kemarau akan selalu ada bila tanaman adenium yang dibudidayakan dipelihara di dalam rumah plastik walaupun berada di musim hujan, karena selain sumber makanan tersedia, lingkungan yang panas/hangat juga mendukung.
Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan cara manual dengan pencabutan dengan tangan atau dengan menggunakan bahan kimia dengan menggunakan herbisida sistemik dengan bahan aktif Glifosat sesuai dengan konsentrasi anjuran.
Pengendalian hama dengan cara kimiawi:
Spider Myte -
Agrimec/Bamex/Schumec (bahan aktif Abamectin) : 0,25 - 0,5 ml/L
Kelthane/Dicofan (bahan aktif Dicofol) : 0,5 - 1 ml/L
Demiter/Samite (bahan aktif Pyridaben) : 0,5 - 1 ml/L
Talstar (bahan aktif Bifentrin) : 0,5 - 1 ml/L
Mitac (bahan aktif Amitraz) : 0,5 - 1 ml/L
Thrips dan Mealybug
Pegasus (bahan aktif Diafentiuron) : 0,5 - 1 ml/L
Confidor/Winder (bahan aktif Imidacloprid) : 1 ml/L
Metindo (bahan aktif Metomil) : 1 g/L
Regent (bahan aktif Fipronil) : 1 ml/L
Agrimec/Bamex/Schumec (bahan aktif Abamectin) : 0,25 - 0,5 ml/L
Root Mealybug
Diazinon/Sidazinon (bahan aktif Diazinon) : 0,25 - 0.5 ml/L
Dursban (bahan aktif Chlorpyrifos) : 0,25 - 0,5 ml/L
Fungus Gnats
Agrimec/Bamex/Schumec (bahan aktif Abamectin) : 0,25 - 0,5 ml/L
Trigard (bahan aktif Cyromazine) : 0,25 - 0,5 g/L
Calypso/Provado (bahan aktif Thiacloprid) : 0,5 - 1 ml/L
Catatan:
Bila terjadi serangan berat, kecuali Root Mealybug, penyemprotan dilakukan 1 minggu 2 kali selama 2 minggu, selanjutnya 1 minggu 1 kali untuk perawatan biasa.
Penyemprotan hama disesuaikan dengan hama yang dominan muncul.
Kasus Root Mealybug, penyiraman insektisida dilakukan 1 - 2 bulan sekali.
Pengendalian Root Mealybug selain dengan menggunakan insektisida adalah dengan mengganti media tanam setiap 6 bulan sekali.
(Yudha Hartanto, MSi., diolah dari berbagai sumber)
Berita Catatan Adenium Lainnya
Mawar Gurun Baru yang Diburu
GRAFTING BOR PADA ADENIUM
UNTARI RETNO WAHYUNI: Serius Ciptakan Hibrida Baru Adenium
UNTARI RETNO WAHYUNI: Belajar Menyilang Dari Lebah
MEMBESARKAN BONGGOL ADENIUM
CARA MENYEMAI BIJI ADENIUM
Adenium Arabicum Dwarf
Pengenalan Tanaman Adenium
Merawat dan membungakan Adenium dan Euphorbia
CIRI DAN SIFAT TANAMAN ADENIUM